TANJUNG KIAOK
PROFIL TANJUNG KIAOK
Letak
Desa Tanjung Kiaok berada pada Kepulauan Sepanjang terletak di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Propinsi Jawa Timur.
Pulau
Sepanjang merupakan pulau besar di Kepulauan Kangean. Kepulauan Kangean
merupakan gugusan puluapulau berjumlah 68 pulau yang membujur dari arah
barat ke arah timur pada posisi 6o30’ – 7o13’ Lintang Selatan dan 115o10’ – 115o56’
Bujur Timur. Secara administratif Pulau Sepanjang masuk ke dalam
wilayah Kecamatan Sapeken yang terbagi menjadi 9 desa, yaitu Desa
Sapeken, Sakala, Tanjung Kiaok, Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil,
Sabunten, Paliat, Sasiil dan Sepanjang.
Pantai Pulau Sepanjang disebelah utara dikelilingi oleh coral reef,
sedang pantai disebelah selatan langsung berhubungan dengan laut dalam.
Daratannya landai dan rata sehingga memungkinkan hutan mangrove
berkembang dengan baik. Hutan mengrove yang terdapat di P. Sepanjang
tersebar di beberapa lokasi yaitu Pajang Barat, Segentong, Dermaga
Sepanjang, Turunan Ceremeh, Calung dan Tarungguk.
Batas-batas Wilayah :
- Sebelah Utara : Laut Kalimantan
- Sebelah Selatan : Laut Bali
- Sebelah Timur : Laut Sulawesi
- Sebelah Barat : Laut Jawa.
Demografi dan Matapencaharian
Penduduk
Desa Tanjung Kiaok diperkirakan sekitar 5.000 jiwa dengan jumlah Kepala
Keluarga sekitar 400 KK. Kebanyakan penduduk bermata pencaharian
sebagai nelayan penangkap ikan hias dan dalam jumlah sedikit sebagai
petani (berkebun) dan pedagang kecil. Nelayan sebagiannya bekerja
sambilan sebagai petani kebun terutama pada waktu-waktu tertentu dimana
tidak dapat melaut karena cuaca dan musim barat (Januari, Februari dan
Maret). Pada umumnya nelayan mencari ikan disekitar perairan Teluk dan
sebagian lainnya sebagai nelayan antar pulau.
Agama dan Budaya
Seluruh penduduk desa Tanjung Jiaok adalah pemeluk agama Islam. Sarana peribadatan di desa ini terdiri dari 4 buah masjid dan 3 mushalla.
Walaupun
terdiri dari berbagai etnis yaitu Bajo, Madura, Jawa, Bali dan Bugis,
sifat-sifat kekeluargaan dan gotong royong masyarakat masih cukup besar.
Karena sebagian besar terdiri dari suku Bajo maka kegiatan kebudayaan
yang dominan adalah budaya Bajo. Namun demikian budaya dan adat istiadat
suku Madura, Jawa, Bali dan Bugis masih tetap eksis di daerah ini.
Pendidikan dan Kesehatan
Sarana
pendidikan di desa Tanjung Kiaok cukup memadai terdiri dari Sekolah
Dasar 2 buah, Madrasah 4 buah, dan Tsanawiyah. Akan tetapi jumlah
penduduk terbanyak hanya berpendidikan sekolah dasar dan hanya sebagian
kecil berpendidikan lanjutan.
Sarana
yang ada di desa Tanjung Kiaok adalah puskesmas tetapi masyarakat nya
juga mendapatkan pelayanan kesehatan melalui Puskesmas yang terdekat di
desa Sepanjang dan Kecamatan Sapeken. Jenis-jenis penyakit yang sering
dialami masyarakat di desa ini adalah demam, flu, muntaber dan
penyakit-penyakit ringan lainnya seperti batuk dan sakit kepala.
Telekomunikasi
Sarana
telekomunikasi cukup memadai terdiri dari 4 (empat) buah warung
telekomunikasi (wartel) seluler dengan kemampuan komunikasi mulai
dari lokal, Interlokal sampai Sambungan Internasional. Dengan demikian
faktor komunikasi di desa Tanjung Kiaok cukup lancar.
Kelistrikan dan Air Bersih
Sarana
penerangan listrik juga telah tersedia di daerah ini yaitu pembangkit
Tenaga Diesel yang dikelola oleh pihak swasta dan sebagian besar
masyarakatnya memiliki mesin diesel sebagai penerang.
Ketersediaan air bersih di daerah ini juga cukup memadai yaitu disuplay oleh PAM dan tersedianya sumur umum.
Keamanan
Kondisi
keamanan di daerah ini cukup stabil. Tingkat kriminalitas cukup rendah .
Hal ini didukung oleh adanya sifat-sifat toleransi dan gotong royong masyarakat setempat yang cukup tinggi. Sistem keamanan lingkungan juga tetap berlangsung.
Iklim
Seperti
halnya daerah pantai lainnya, Desa Tanjung Kiaok dipengaruhi oleh musim
barat dan musim timur. Pada waktu musim barat dengan angin kuat
mempunyai curah hujan cukup, sekitar 3-4 bulan hari hujan. Sedangkan
pada waktu musim timur dengan kecepatan angin rata-rata rendah sehingga
mengalami kekeringan dengan temperatur udara dapat mencapai 29-30° C.
Kondisi Perairan
Hasil survey yang dilakukan menunjukkan bahwa Desa Tanjung Kiaok memiliki karakteristik yang unik dan kompleks. Data
pengukuran pasang surut dengan perbedaan antara 1,5-2 meter, dengan
ketinggian gelombang antara 0,3-0,8 meter, kecepatan arus berkisar
antara 0,1-0,6 knot, tergantung dari cuaca dan musim.
Kondisi
topografi dasar teluk juga tergolong kompleks dengan kedalaman terendah
0 meter pada saat air surut dan terdalam dapat mencapai sekitar 30
meter. Sebagian
besar areal perairan memiliki kedalaman antara 2-10 meter pada saat air
surut. Dasar perairan juga bervariasi terdiri dari pasir, pecahan
karang, lapisan lumpur, berkarang dan berlamun (seagrass).
Walaupun
perairan mengandung suspensi halus, daya tembus sinar matahari dapat
mencapai dasar perairan, kecuali pada waktu musim barat.
Sifat-sifat
oceanografi perairan lainnya seperti suhu, kadar garam, pH dan Bahan
Organik Total (BOT) masing-masing berkisar antara 27,4 - 28,7° C, 31 –
36 permil, 8,16 – 8,17 dan 4,06 – 16,5 mg/ l. Kandungan hara terutama Pospat dan Nitrat perairan masing-masing berkisar antara 0,024 – 0,064 ppm dan 0,046 – 0,048 ppm.
Kondisi
ekosistem perairan Desa Tanjung Kiaok juga tergolong kompleks karena
terdiri dari perpaduan berbagai ekosistem yaitu ekosistem terumbu
karang, ekosistem mangrove, padang lamun dan lagunan. Kondisi terumbu
karang rata-rata sedang dan kondisi padang lamun masih tergolong baik.
Sedangkan ekosistem bakau merupakan hamparan tegakan tipis yang berada
pada sisi barat teluk dan Timur.
Kegiatan
masyarakat yang menonjol di Desa Tanjung Kiaok ini adalah pencarian
ikan hias laut, pemasangan jaring insang, pancing dan budidaya laut
seperti budidaya keramba, rumput laut.
Keramba Jaring Apung
Nelayan Ikan Hias
Sumber : http://tanjung-kiaok.blogspot.co.id/
- Get link
- X
- Other Apps
- Get link
- X
- Other Apps


Comments
Post a Comment